Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STIKES SURYA GLOBAL 2019 2020 telah DIBUKA -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺

FARMASI

A.Program Studi DIII Farmasi



A. Pendahuluan
Dalam pasal 15 Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003, dijelaskan pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu, maksimal setara dengan program sarjana. Program studi diploma farmasi menghasilkan ahli madya farmasi/asisten apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). Tenaga Teknis Kefarmasian adalah Tenaga yang membantu Apoteker dalam menjalani pekerjaan kefarmasiannya. Pekerjaan kefarmasian meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sedian farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian atau penyaluran obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat dan obat tradisional (PP No. 51 tahun 2009).

VISI
menjadi program studi diploma farmasi yang menghasilkan ahli madya farmasi yang agamis, humanis, kompeten, dalam bidang pelayanan farmasi di tingkat regional pada tahun 2023.

MISI
1. Menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan pada sikap mulia yang mampu menghasilkan ahli madya farmasi yang agamis, humanis dan kompeten.
2. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian serta pengabdian masyarakat di bidang kefarmasian.
3. Mengembangkan SDM, sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan tinggi.
4. Menjalin kerjasama dengan para stakeholder dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
TUJUAN
1. Menghasilkan lulusan tenaga teknis kefarmasian yang agamis, humanis, kompeten, dan berdaya saing.
2. Meningkatkan hasil penelitian serta pengabdian masyarakat di bidang kefarmasian yang inovatif dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.
3. Meningkatkan SDM, sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan tinggi.
4. Meningkatkan kerjasama dengan para stakeholder dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

PROFIL LULUSAN
1. Ahli madya farmasi mampu melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai aspek legal yang berlaku pada standar operasional di sarana pelayanan kesehatan dengan berlandaskan nilai-nilai agamis dan humanis.
2. Ahli madya farmasi mampu melakukan produksi sediaan farmasi mengacu pada Cara Pembuatan Obat dan Obat Tradisional Yang Baik yang telah ditetapkan sesuai dengan etik dan aspek legal yang berlaku dengan berlandaskan nilai-nilai agamis dan humanis.
3. Ahli madya farmasi mampu melakukan pendistribusian sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai mengacu pada standar yang telah ditetapkan sesuai dengan etik dan aspek legal yang berlaku dengan berlandaskan nilai-nilai agamis dan humanis.
4. Ahli madya farmasi mampu membantu pelaksanaan penelitian di bidang kefarmasian dengan berlandaskan nilai-nilai agamis dan humanis.

B. Daftar Mata Kuliah Program Studi Farmasi

SEMESTER 1
No. KODE MK Mata Kuliah Jumlah SKS
T S/BL P/K/L Jumlah
1. MPK-F501 Pendidikan Agama 2 0 0 2
2. MPK-F502 Pancasila 1 1 0 2
3. MKB-F202 K3 1 1 0 2
4. MKK-F301 Anatomi Fisiologi Manusia 1 1 0 2
5. MKB-F203 Farmasetika Dasar 2 0 2 4
6. MKK-F302 Kimia Dasar 1 0 1 2
7. MPK-F503 PBAK 1 1 0 2
8. MKK-F303 Aplikasi komputer 0 1 0 1
9. MPK-F504 Pendidikan karakter 0 2 0 2
10. MKB-F201 Farmakologi Dasar 1 1 0 2
Jumlah 10 7 3 20

SEMESTER 2
No. KODE MK Mata Kuliah SKS
T S/BL P/K/L Jumlah
1. MPK-F505 Kewarganegaraan 2 0 0 2
2. MKK-F304 Mikrobiologi dan Parasitologi 1 0 1 2
3. MPK-F506 Bahasa Inggris 1 0 2 3
4. MKK-F305 Kimia organik 1 0 1 2
5. MKB-F204 Farmakologi I 1 0 1 2
6. MKB-F205 Fisika Farmasi 1 1 1 3
7. MPB-F401 Perundang-undangan Kesehatan 2 0 0 2
8. MKB-F217 Farmasetika I 1 0 2 3
9. MKB-F206 Pendidikan Agama II 0 1 0 1
Jumlah 10 2 8 20

SEMESTER 3
No. KODE MK Mata Kuliah SKS
T S/BL P/K/L Jumlah
1. MKK-F306 Biokimia 1 1 0 2
2. MKB-F207 Kimia Farmasi I 1 0 2 3
3. MKB-F208 Teknologi Sediaan Liquid dan Semi Solid 1 0 2 3
4. MKB-F209 Farmakologi I I 1 0 1 2
5. MKB-F210 Farmakognosi 1 0 2 3
6. MKK-F307 Komunikasi Farmasi 1 0 1 2
7. MPK-F507 Pendidikan Agama III 0 1 0 1
8. MKB-F211 Farmasetika II 1 0 2 3
9. MKK-F308 IKM 1 0 0 1
Jumlah 8 2 10 20

SEMESTER 4
No. KODE MK Mata Kuliah SKS
T S/BL P/K/L Jumlah
1. MKB-F212 Kimia Farmasi II 1 0 1 2
2. MKB-F213 Teknologi Sediaan Solid 1 0 2 3
3. MPB-F402 Spesialit dan Terminologi 0 1 1 2
4. MPB-F403 Manajemen Farmasi dan
Akuntansi 2 0 1 3
5. MKB-F214 Fitokimia 1 0 2 3
6. MPK-F508 Pendidikan Agama IV 0 1 0 1
7. MKB-F215 Swamedikasi 0 1 1 2
8. MPB-F404 Perilaku dan Etika Profesi 1 1 0 2
9. MPK-F509 Bahasa Indonesia 1 0 1 2
Jumlah 7 4 9 20

SEMESTER 5
No. KODE MK Mata Kuliah SKS
T S/BL P/K/L Jumlah
1. MPB-F405 Farmasi Rumah Sakit 1 0 2 3
2. MPB-F406 Pengantar Farmasi Klinik 2 0 0 2
3. MKB-F216 Teknologi Sediaan Steril 1 0 2 3
4. MKK-F309 Biostatistik 1 0 1 2
5. MPB-F407 Metodologi Penelitian 1 0 1 2
6. MPB-F408 Pemasaran Farmasi 1 0 1 2
7. MKK-F310 Fitoterapi 1 2 0 3
Jumlah 8 2 7 17

SEMESTER 6
No. KODE MK Mata Kuliah SKS
T S/BL P/K/L Jumlah
1. MBB-F101 Praktik Kerja Lapangan 0 1 5 6
2. MBB-F102 Karya Tulis Ilmiah 0 1 3 4
0 2 8 10
Jumlah 43 19 45 108

Keterangan :
T = Teori
S/BL = Seminar/ Bentuk Lain
P/K/L= Praktikum

C. Jenis kegiatan
a. Kuliah Teori
Satu SKS pada bentuk pembelajaran kuliah, responsi dan tutorial mencakup:
· Kegiatan belajar dengan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester;
· Kegiatan belajar dengan penugasan terstruktur 60 (enam puluh) menit perminggu per semester; dan
· Kegiatan belajar mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu per semester.
Semester merupakan satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 16 (enam belas) minggu (Permenristekdikti No.44 Tahun 2015: pasal 17).

b. Kuliah Seminar/ Bentuk Lain
Satu SKS pada bentuk pembelajaran seminar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis, mencakup:
· Kegiatan belajar tatap muka 100 (seratus) menit per minggu per semester; dan
· Kegiatan belajar mandiri 70 (enam puluh) menit per minggu per semester.
Semester merupakan satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 16 (enam belas) minggu (Permenristekdikti No.44 Tahun 2015: pasal 17).

c. Kuliah Praktikum
Satu SKS pada bentuk pembelajaran praktikum adalah 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester. Semester merupakan satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 16 (enam belas) minggu (Permenristekdikti No.44 Tahun 2015: pasal 17).

Laboratorium Farmasi penunjang praktikum dan penelitian:
1. Laboratorium Farmasetika
2. Laboratorium Kimia Farmasi
3. Laboratorium Anatomi Fisiologi Manusia Dan Farmakologi
4. Laboratorium Biologi Farmasi
5. Laboratorium Teknologi Sediaan Farmasi

Kegiatan kuliah teori, seminar/bentuk lain, dan praktikum tercantum dalam KRS (Kartu Rencana Studi) per semester yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa santri. Penilaian tercantum dalam KHS (Kartu Hasil Studi). Tata tertib kegiatan kuliah teori, seminar/bentuk lain, dan praktikum dijelaskan tersendiri pada awal kegiatan.

d. Kuliah Umum
Kuliah umum dilaksanakan satu kali dalam setahun untuk memberikan wawasan keilmuan terbaru. Kuliah umum mendatangkan pemateri yang merupakan praktisi/pakar dan disesuaikan dengan mata kuliah.

e. Kunjungan Industri
Kunjungan industri merupakan salah satu kegiatan akademik yang dilaksanakan satu kali dalam setahun, diikuti oleh mahasiswa santri prodi diploma farmasi STIKES Surya Global dengan tujuan agar mahasiswa santri memperoleh gambaran, pengetahuan, dan wawasan keilmuan secara nyata dalam dunia kerja.

f. Masa Orientasi Pengabdian Kerja (MOPK)
Masa Orientasi Pengabdian Kerja (MOPK) merupakan kegiatan wajib non SKS yang dilaksanakan oleh mahasiswa santri program studi diploma farmasi Mahasiswa santri STIKES Surya Global setelah berakhir kegiatan akademik semester 4. Evaluasi untuk MOPK dilaksanakan dengan pembuatan laporan dan presentasi hasil kegiatan MOPK.

Syarat peserta MOPK:
(a) Terdaftar pada semester yang bersangkutan (dengan melampirkan fotokopi KRS semester yang bersangkutan)
(b) Telah lulus ujian skill lab pra MOPK

Prosedur Kegiatan Masa Orientasi Pengabdian Kerja (MOPK) Program Studi Diploma Farmasi STIKes Surya Global

1. Ujian Skill lab
Ujian ini meliputi uji pengetahuan mananjemen farmasi, farmakologi, dan farmasetika serta uji hard skill yaitu uji keterampilan dalam membaca resep dan meracik obat. Hasil ujian akan diumumkan oleh koordinator MOPK & PKL maksimal H+3 pasca ujian.
2. Pendaftaran MOPK
- Mahasiswa santri yang lulus ujian skill lab (nilai >60) melakukan pendaftaran, pembayaran dan pengurusan surat pengantar kepada koordinator MOPK & PKL di Prodi Diploma Farmasi dan berhak mendapatkan sertifikat skill lab.
- Mahasiswa santri yang tidak lulus ujian skill lab (nilai <60) melakukan ujian dan pretest ulang dan membayar ulang biaya skill lab.
3. Pembekalan MOPK
Mahasiswa santri mengikuti pembekalan berkaitan dengan target kompetensi, jadwal MOPK di apotek, buku panduan, format pelaporan, penilaian, dan jadwal presentasi hasil MOPK.
4. Pelaksanaan MOPK
Pelaksanaan MOPK dilaksanakan dalam waktu 3 minggu di Apotek yang telah menjalin kerjasama dengan Program Stusi Diploma Farmasi. Mahasiswa santri membuat laporan MOPK dan mengumpulkan paling lambat satu minggu setelah MOPK berakhir. Laporan dikumpulkan kepada koordinator MOPK & PKL di Prodi Diploma Farmasi.
5. Presentasi hasil MOPK
Mahasiswa santri mempresentasikan hasil kegiatan MOPK pada hari yang telah ditentukan. Presentasi dinilai oleh dosen penguji dan dihadiri oleh semua mahasiswa.

g. Praktik Kerja Lapangan (PKL)
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu kegiatan akademik yang wajib dilakukan oleh mahasiswa santri program studi diploma farmasi STIKES Surya Global semester 6 dengan pendekatan secara langsung pada dunia kerja sesuai dengan bidang keilmuan farmasi serta berperan aktif dalam dunia kerja sesungguhnya untuk bekal memasuki dunia kerja yang kompetitif. PKL untuk prodi Farmasi dilaksanakan di Apotek, Rumah Sakit/Industri, Pedagang Besar Farmasi (PBF), dan Puskesmas.

Syarat peserta PKL:
(c) Terdaftar pada semester yang bersangkutan (dengan melampirkan fotokopi KRS semester yang bersangkutan)
(d) SKS yang sudah ditempuh minimal 97 SKS.
(e) Telah lulus ujian skill lab pra PKL

Prosedur Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Diploma Farmasi STIKes Surya Global

6. Ujian Skill lab
Ujian ini meliputi uji pengetahuan mananjemen farmasi, farmakologi, obat tradisional, dan farmasi rumah sakit serta uji hard skill yaitu uji keterampilan dalam membaca resep dan meracik obat. Hasil ujian akan diumumkan oleh koordinator MOPK & PKL maksimal H+3 pasca ujian.
7. Pendaftaran PKL
- Mahasiswa santri yang lulus ujian skill lab (nilai >60) melakukan pendaftaran, pembayaran dan pengurusan surat pengantar kepada koordinator MOPK & PKL di Prodi Diploma Farmasi dan berhak mendapatkan sertifikat skill lab.
- Mahasiswa santri yang tidak lulus ujian skill lab (nilai <60) melakukan ujian dan pretest ulang dan membayar ulang biaya skill lab.
8. Pembekalan PKL
Mahasiswa santri mengikuti pembekalan berkaitan dengan target kompetensi, jadwal PKL apotek-puskesmas-pedagang besar farmasi-industri/rumah sakit, buku panduan, format pelaporan, penilaian, dan jadwal ujian komprehensif PKL.
9. Pelaksanaan PKL
Pelaksanaan PKL Puskesmas 2 minggu
Pelaksanaan PKL Apotek 3 minggu
Pelaksaan PKL Pedagang Besar Farmasi
Pelaksanaan PKL Rumah Sakit/ industri 4 minggu
Mahasiswa santri membuat laporan PKL dan mengumpulkan paling lambat H -3 ujian komprehensif PKL kepada koordinator MOPK & PKL di Prodi Diploma Farmasi.
10. Ujian komprehensif PKL
Mahasiswa santri mengikuti ujian komprehensif PKL pada hari yang telah ditentukan. Ujian dilakukan secara lisan dan diuji oleh dosen pembimbing PKL dan pembimbing lapangan.

h. Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Penelitian
Penyusunan karya tulis ilmiah (KTI) mahasiswa santri program studi diploma farmasi merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Ahli Madya. Kedudukan penyusunan Karya Tulis Ilmiah sebagai salah satu sistem evaluasi akhir yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesehjateraan Sosial RI No. HK.00.SJ.VIII.0677 tahun 2001 tentang pedoman penyelenggaraan Ujian Akhir Program (UAP) Pendidikan D3 Bidang Kesehatan. Dengan adanya penyusunan Karya Tulis Ilmiah diharapkan mahasisawa mampu merangkum dan mengaplikasikan semua pengalaman belajarnya untuk memecahkan masalah dalam bidang studi tertentu secara sistematis dan logis yang berdasarkan data dan informasi yang sahih serta dilakukan analisis yang tepat dan mendalam untuk dipresentasikan dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah.

Prosedur pelaksanaan KTI :
(1) Pendaftaran Pembuatan KTI
Syarat pendaftaran:
(f) Terdaftar pada semester yang bersangkutan (dengan melampirkan fotokopi KRS semester yang bersangkutan)
(g) IPK ≥ 2,00
(h) SKS yang sudah ditempuh minimal 97 SKS.
(i) Sudah atau sedang menempuh mata kuliah Metodologi Penelitian (bukan nilai E) dengan melampirkan fotokopi KHS mata kuliah yang bersangkutan
(j) Mengajukan tema penelitian sesuai peminatan mahasiswa santri
(k) Syarat-syarat penulisan KTI diatur tersendiri dalam Buku Pedoman Penulisan KTI.
Pendaftaran dilaksanakan di prodi diploma farmasi kepada koodinator KTI dan penelitian.

Setelah melakukan pendaftaran KTI, mahasiswa santri mendapatkan :
(a) Kartu bimbingan KTI yang berlaku pada semester yang bersangkutan.
(b) Surat untuk diberikan kepada Dosen Pembimbing KTI.

(2) Bimbingan KTI
Proses bimbingan KTI dilaksanakan minimal 10 kali terhitung setelah pendaftaran KTI hingga pendaftaran ujian pendadaran dan wajib membawa kartu bimbingan KTI setiap melaksanakan bimbingan.

(3) Pendaftaran ujian seminar proposal KTI
Syarat ujian seminar proposal:
(a) Mengajukan proposal yang telah disetujui oleh dosen pembimbing dan kepala prodi.
(b) Telah menghadiri minimal 5 (lima) kali seminar proposal.
Pendaftaran dilaksanakan kepada koordinator KTI dan penelitian serta bagian akademik institusi khusus bagian ujian seminar proposal.

(4) Pendaftaran penelitian KTI
(a) Pendaftaran dilaksanakan kepada koordinator laboratorium (jika penelitian dilaksanakan di laboratorium farmasi STIKES Surya Global) dengan membawa surat pengantar dari koordinator KTI dan penelitian.
(b) Pendaftaran dilaksanakan kepada instansi terkait (jika penelitian dilaksanakan di luar STIKES Surya Global) dengan membawa surat pengantar dan surat ijin dari koordinator KTI dan penelitian program studi diploma farmasi STIKES Surya Global.

Setelah melakukan pendaftaran penelitian KTI, mahasiswa santri mendapatkan :
(a) Surat keterangan peminjaman laboratorium
(b) Lembar kegiatan penelitian

(5) Pendaftaran ujian pendadaran
Ujian pendadaran KTI dilaksanakan setiap bulan hingga H -2 sebelum Ujian Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian (UKTTK) dengan memperhatikan jumlah pendaftar ujian. Syarat untuk mengikuti ujian pendadaran KTI sebagai berikut :

(a) Persyaratan akademis
1. Indeks Prestasi Kumulatif minimal 2,00
2. Telah menyelesaikan semua mata kuliah kecuali KTI (nilai D tidak lebih dari 10% total mata kuliah)
3. Telah mengikuti seluruh program LPAS (Lembaga Pengembangan Akhlak Spiritual)

(b) Persyaratan administrasi
Syarat administrasi pendaftaran ujian pendadaran adalah dengan mengumpulkan :
1. Fotokopi STTB/ ijazah SLTA 1 lembar
2. Fotokopi akte kelahiran 1 lembar (bukan surat keterangan kelahiran)
3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) 1 lembar
4. KRS semester terakhir asli dan fotokopi 1 lembar
5. Fotokopi sertifikat LPAS 1 lembar
6. Surat Keterangan Lunas Biaya Pendidikan
7. Kwitansi biaya pembimbingan KTI
8. Kwitansi biaya ujian pendadaran
9. Form bimbingan KTI yang telaah ditandatangani oleh dosen pembimbing KTI
10. Tiga eksemplar KTI yang telah disetujui dan ditandatangani oleh dosen pembimbing dan kepala prodi
11. Surat keterangan bebas laboratorium
Pendaftaran dilakukan kepada bagian akademik institusi khusus bagian pendadaran.

(c) Syarat mengulang ujian pendadaran KTI
1. Pada ujian sebelumnya dinyatakan tidak lulus ujian KTI.
2. Mengisi formulir pengajuan ujian ulang pendadaran.
3. Mengulang hanya diperbolehkan sebanyak 3 kali, jika sudah mengulang sebanyak 3 kali dinyatakan belum lulus maka diwajibkan mengulang membuat KTI dari awal dengan mengganti topik.
4. Jadwal mengulang ujian pendadaran dilakukan maksimal dua minggu sejak ujian sebelumnya.

i. Try out Ujian Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian (UKTTK)
Uji Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Indonesia (UKTTKI) dikembangkan dan diselenggarakan sebagai pemenuhan amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang kemudian diikuti oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 83 Tahun 2013 tentang Sertifikat Kompetensi dan Peraturan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 36 Tahun 2013 dan Nomor 1/IV/PB/2013 tentang Uji Kompetensi bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Bidang Kesehatan. Peserta yang lulus uji kompetensi mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai tanda pengakuan terhadap Kompetensi Tenaga Kesehatan untuk dapat menjalankan praktik di seluruh Indonesia.
Dalam rangka mengadapi UKTTKI tersebut, program studi diploma farmasi STIKES Surya Global menyelenggarakan Try Out UKTTK. Try out ini bersifat wajib. Try out dilaksanakan sebagai sarana menjamin mutu lulusan, bagian dari proses evaluasi pembelajaran dan menjadi sarana untuk melatih kesiapan mahasiswa santri yang telah lulus wisuda/calon TTK.

 

B.    STRUKTUR ORGANISASI PROGRAM STUDI FARMASI




Keterangan:

·       WK I               : Wakil Ketua I

·       WK II              : Wakil Ketua II

·       WK III             : Wakil Ketua III

·       BPM                : Badan Penjaminan Mutu

·       UPM               : Unit Penjaminan Mutu

·       DP2KA           : Departemen Pengembangan Program Khusus dan Akreditasi

·       KTI                  : Karya Tulis Ilmiah

·       PKL                 : Praktek Kerja Lapangan

 

Pejabat Struktural Prodi Farmasi

Ketua Prodi Farmasi           : Dwi Kurniawati Sambodo, S.Farm., M.Si., Apt.

Sekretaris Prodi Farmasi     : Yuli Nurullaili Efendi, S.Farm., Apt.

Tata Usaha                           : Fitri Damayanti Dewi. A.Md

Kepala Laboraturium          : Sudarini A.Md K. L

Penelitian dan KTI              : Dewi Rahmawati. S.Far., Apt

Magang dan PKL                : Denny Firmansyah. S.Km

 

A.    LABORATORIUM PROGRAM STUDI FARMASI

1.     Laboratorium Farmasetika Dasar

2.     Laboratorium Kimia Analisis

3.     Laboratorium Instrumen

4.     Laboratorium Biologi Farmasi

5.     Laboratorium Anfisman Dan Farmakologi

6.     Formulasi dan Teknologi

 

B.    KEGIATAN PENUNJANG PROGRAM STUDI FARMASI

1.     MOPK (Masa Orientasi Pengabdian Kerja)

2.     Kuliah umum oleh praktisi

3.     Seminar Kefarmasian