Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STIKES SURYA GLOBAL 2019 2020 telah DIBUKA -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺

Berita

Selasa, 13 Maret 2018, 9:17 WIB

Pengukuhan Anggota Baru KSR PMI STIKES Surga di TAHURA Bunder Gunung Kidul

Sebanyak 19 mahasiswa calon anggota KSR PMI STIKES Surga mengikuti kegiatan Pengukuhan Anggota Baru KSR PMI Unit XI STIKES Surga di Tahura Bunder Gunung Kidul sekitar 20 km timur kampus STIKES Surya Global. Kegiatan kali ini mengusung tema “ Membangun Solidaritas dan Totalitas Kemanusiaan “. Melaui kegiatan ini diharapkan  calon anggota baru bisa memahami mengenai seluk beluk keorganisasian di dalam  UKM KSR PMI sehingga tidak hanya materi mengeni kepalangmerahan saja yang mereka dapatkan melainkan mereka juga siap memasuki babak lanjut dari keorganisasian UKM KSR PMI, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mengukuhkan para calon anggota baru sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Penerimaan Anggota Baru.


Anggota baru yang dikukuhkan merupakan hasil seleksi alam dari rangkaian kegiatan Penerimaan Anggota Baru sampai pengukuhan yang berjumlah 19 orang.


Kegiatan pengukuhan dimulai dari hari sabtu pukul 10.00 WIB di halaman Pusat Laboratorium Terpadu STIKes Surya Global Yogyakarta dengan check in kelengkapan barang yang dibawa calon anggota baru dipandu oleh operasional, Dilanjutkan apel pembukaan pada pukul 11.00 WIB, kemudian ishoma hingga pukul 12.30 dan pemberangkatan ke Taman Hutan Raya Bunder Pleyen Gunung Kidul DIY. Dalam perjalanan sempat terkendala dengan kemacetan karena perbaikan jalan, Alhamdulillah hal tersebut tidak menjadi hambatan berarti terhadap berjalannya kegiatan. Pukul 14.15 WIB rombongan tiba di lokasi dan dilanjutkan longmarch oleh calon anggota baru, kemudian istirahat sholat dan agenda selanjutnya adalah pengenalan pengurus dari pengurus harian hingga koordinator bidang yang dipandu oleh ketua unit, selanjutkan calon anggota baru ishoma dan kembali ke agenda yaitu simulasi organisasi dari selesai sholat isya hingga kurang lebih jam 22.30 WIB calon anggota dipersilahkan untuk istirahat.


Kegiatan dimulai lagi pada pukul 01.00 WIB dengan jurit malam, di setiap perjalanan calon anggota akan menemukan pos pos pengurus. Di pos pos pengurus calon anggota di gali kefahamannya mengenai keorganisasian hingga pos terakhir adalah pos alumni. Di penghujung jurit malam calon anggota baru menerima stelling dari operasional baik alumni maupun yang masih aktif hingga terik matahari menyapa.


Upacara pengukuhan menjadi puncak dari kegiatan ini, rasa haru dan bangga menyelimuti kegiatan tersebut. Pada apel ini dihadiri oleh Pembina UKM KSR PMI Unit XI STIKes Surya Global Yk sekaligus sebagai pembina upacara, TSR PMI Kota Yk, KSR PMI Unit I Markas Kota Yk, KSR PMI Unit VII UINSUKA, UKESMA UGM, KSR PMI Poltekkes dan KSR PMI UNY.


Akhir kata kami sekalu panitia Penerimaan Anggota Baru menyampaikan terimakasih sebanyak banyaknya kepada semua pihak yang terlibat, karena tanpa adanya kerjasama kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik.

Lihat Selengkapnya
Jumat, 09 Maret 2018, 10:23 WIB

Sejarah: Rufaida Al-Aslamia, Perawat Muslim Pertama

Prof. Dr. Omar Hasan Kasule, Sr, 1998 dalam studi Paper Presented at the 3rd International Nursing Conference “Empowerment and Health: An Agenda for Nurses in the 21st Century” yang diselenggarakan di Brunei Darussalam 1- 4 Nopember 1998, menggambarkan Rufaidah adalah perawat profesional pertama dimasa sejarah Islam. Beliau hidup di masa Nabi Muhammad SAW di abad pertama Hijriah / abad ke-8 sesudah Masehi, dan diilustrasikan sebagai perawat teladan, baik dan bersifat empati. Rufaidah adalah seorang pemimpin, organisatoris, mampu memobilisasi dan memotivasi orang lain. Dan digambarkan pula memiliki pengalaman klinik yang dapat ditularkan kepada perawat lain, yang dilatih dan bekerja dengannya. Dia tidak hanya melaksanakan peran perawat dalam aspek klinikal semata, namun juga melaksanakan peran komunitas dan memecahkan masalah sosial yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit. Rufaidah adalah public health nurse dan social worker, yang menjadi inspirasi bagi profesi perawat di dunia Islam.


Saat perang Badar, Uhud, Khandaq dan Perang Khaibar dia menjadi sukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat perang. Dan mendirikan Rumah Sakit Lapangan sehingga terkenal saat perang dan Nabi Muhammad SAW sendiri memerintahkan korban yang terluka dirawat olehnya. Pernah digambarkan saat perang Ghazwat al Khandaq, Sa’ad bin Ma’adh yang terluka dan tertancap panah di tangannya, dirawat leh Rufaidah hingga stabil (homeostatis).


Rufaidah melatih pula beberapa kelompok wanita untuk menjadi perawat, dan dalam perang Khaibar mereka meminta ijin Nabi Muhammad SAW, untuk ikut di garis belakang pertempuran untuk merawat mereka yang terluka, dan Nabi mengijinkannya. Tugas ini digambarkan mulia untuk Rufaidah, dan merupakan pengakuan awal untuk pekerjaaannya di bidang keperawatan dan medis.


Konstribusi Rufaidah tidak hanya merawat mereka yang terluka akibat perang. Namun juga terlibat dalam aktifitas sosial di komunitas. Dia memberikan perhatian kepada setiap muslim, miskin, anak yatim, atau penderita cacat mental. Dia merawat anak yatim dan memberikan bekal pendidikan. Rufaidah digambarkan memiliki kepribadian yang luhur dan empati sehingga memberikan pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasiennya dengan baik pula. Sentuhan sisi kemanusiaan adalah hal yang penting bagi perawat, sehingga perkembangan sisi tehnologi dan sisi kemanusiaan (human touch) mesti seimbang. Rufaidah juga digambarkan sebagai pemimpin dan pencetus Sekolah Keperawatan pertama di dunia Islam, meskipun lokasinya tidak dapat dilaporkan (Jan, 1996), dia juga merupakan penyokong advokasi pencegahan penyakit (preventif care) dan menyebarkan pentingnya penyuluhan kesehatan (health education).


Sejarah Islam juga mencatat beberapa nama yang bekerja bersama Rufaidah seperti : Ummu Ammara, Aminah, Ummu Ayman, Safiyat, Ummu Sulaiman, dan Hindun. Beberapa wanita muslim yang terkenal sebagai perawat adalah : Ku’ayibat, Aminah binti Abi Qays Al Ghifari, Ummu Atiyah Al Ansariyat dan Nusaibat binti Ka’ab Al Maziniyat 6). Litelatur lain menyebutkan beberapa nama yang terkenal menjadi perawat saat masa Nabi Muhammad SAW saat perang dan damai adalah : Rufaidah binti Sa’ad Al Aslamiyyat, Aminah binti Qays al Ghifariyat, Ummu Atiyah Al Anasaiyat, Nusaibat binti Ka’ab Al Amziniyat, Zainab dari kaum Bani Awad yang ahli dalam penyakit dan bedah mata.


Ummu Ammara juga dikenal juga sebagai Nusaibat binti Ka’ab bin Maziniyat, dia adalah ibu dari Abdullah dan Habi, anak dari Bani Zayd bin Asim. Nusaibat dibantu suami dan anaknya dalam bidang keperawatan. Dia berpartisipasi dalam Perjanjian Aqabat dan perjanjian Ridhwan, dan andil dalam perang Uhud dan perang melawan musailamah di Yamamah bersama anak dan suaminya. Dia terluka 12 kali, tangannya terputus dan dia meninggal dengan luka-lukanya. Dia terlibat dalam perang Uhud, merawat korban yang luka dan mensuplai air dan juga digambarkan berperang menggunakan pedang membela Nabi.


Referensi: http://finar90.student.umm.ac.id/category/sejarah-perawat/ http://cepmaftuh.blogspot.com/2010_01_01_archive.html

Lihat Selengkapnya
Rabu, 07 Maret 2018, 3:32 WIB

Laporan Ketua DPM STIKES SURGA yang Menghadiri Musyawarah Nasional Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Keluarga Mahasiswa STIKes Surya Global Yogyakarta yang diwakili Ketuanya Fadillah Rizky Irawan menghadiri undangan Musyawarah Nasional FL2MI (Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia) di Padang, Sumatera Barat yang dilakasanakan pada 26 Februari - 3 Maret 2018.


Musyawarah ini diadakan di Universitas Negeri Padang (UNP), yang dimana UNP menjadi tuan rumah Munas Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia ( FL2MI ) 2018. Acara ini digelar pada tanggal 26 Februari 2018 hingga 3 Maret ini dihadiri lebih dari 400 mahasiswa-mahasiswi dari 140 Universitas se-Indonesia. Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UNP, Satria Oktavianus mengatakan, ratusan mahasiswa yang hadir tersebut merupakan delegasi Universitas Anggota FL2MI yang dimana Forum ini telah dibentuk sejak Tahun 2007. Keberadaan FL2MI ini bertujuan untuk menyatukan kekuatan mahasiswa Legislatif sebagai agent of change untuk kebaikan Indonesia kedepannya.


 Musyawarah Nasional yang diselenggarakan di Universitas Padang (UNP) kali ini, digelar dengan serangkaian sidang pleno untuk mendengarkan secara langsung Laporan Pertanggung Jawaban pengurus pusat FL2MI, serta seminar untuk pembahasan – pembahasan masalah pada tingkat daerah maupun isu-isu skala Nasional. Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim sangat  mengapresiasi kegiatan ini, Hendra mendorong para mahasiswa untuk selalu aktif  berkonstribusi demi percepatan pembangunan daerah.


 Harapannya dengan adanya Musyawarah Nasional (Munas) Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) mampu memberikan pengetahuan, semangat baru, serta sinergisitas antara lembaga – lembaga legislatif mahasiswa di seluruh Indonesia, sehngga terciptanya agent of change untuk kebaikan Indonesia kedepannya.

Lihat Selengkapnya
Sabtu, 17 Februari 2018, 11:32 WIB

Tingkatkan Skill Pengurus, Divisi Humas PMKM STIKES Surya Global gelar Training Pengelolaan SOSMED

Rabu, 3 Januari 2018  divisi humas PMKM STIKES Surya Global melaksanakan salah satu program kerja dengan mengadakan kegiatan pelatihan sosial media yang di ikuti oleh 10 orang penggurus dan staff magang devisi humas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait dengan pengelolaan sosial media.

Pada zaman sekarang orang tidak bisa terlepas dari yang namanya sosial media, terlebih dengan sangat banyaknya pilihan sarana dan prasarana untuk mengakses dan memberikan info-info kepada orang lain. Belakangan ini sosial media bukan hanya digunakan untuk mencari teman maupun lain, akan tetapi sosial media juga dimanfaatkan sebagai aspek untuk belajar dan meningkatkan pemahaman untuk memberikan aspriras kreatif yang bermanfaat bagi orang lain. Kegiatan ini dilakukan di Aula 2 Graha Santri STIKES Surya Global yang dimulai pada jam 20.00-21.30 WIB. Dalam pelaksanaan kegiatan ini diisi dengan materi dan praktek yang dirangkai semenarik mungkin oleh pemateri agar peserta tidak jenuh dalam proses penerimaan materi,sehingga di hadirkan pemateri yang sekiranya mampu memberikan ilmu yang berkaitan dengan pelatihan sosial media yang telah berpengalaman dalam mengelolah sosial media secara baik dan benar yaitu kakanda RAHMAT NIWA S.K.M , beliau adalah seorang pemuda hebat, bertalenta dan sekarang menjabat sebagai kepala pengelolahan sosial media KESMAS ID.

Pada kesempatan ini beliau menyampaikan, “Bahwa sebagai Humas harus mampu berpikir kreatif, inovatif serta mampu menghasilkan tulisan-tulisan yang dimana dapat meningkatkan rasa penasaran bagi masyarakat,beliua juga menyampaikan indikator keberhasilan yaitu dapat dillihat dari meningkatnya follower dalam 1 bulan, Kemudian pada kesempatan ini peserta ( patmi ) bertanya “ bagaimana cara menambah follower di ig ? Jawabannya” untuk menambah follower dapat dilakukan dengan  promo akun ig tersebut tiap hari dan memposting hal-hal yang menarik dan sebagainya “.

Dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas SDM khusunya penggurus dan staf magang  devisi humas, pada kesempatan ini saudara IMAM SAFIIH yang menjabat sebagai ketua kadif devisi Humas PMKM perode 2017-2018 menyampaikan “ saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin dan berkesinambungan dari penggurus yang sekarang sampai penggurus yang akan datang, dan saya juga berterima kasih kepada kakanda mas Niwa ( Rahmad Niwa S.K.M ), beliau ini merupakan pendiri PMKM STIKES Surya Global yang pertama yang sempat hadir dan mau berbagi ilmu serta meluangkan waktu untuk memenuhi undangan teman-teman penggurus lainnya dan sangat disayangkan sekali apabila teman-teman tidak manfaaatkan dengan baik dan benar’’ ujar imam safii  

Harapannya dengan adanya pelatihan ini mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan untuk mengelolah sosial media dengan baik dan benar guna untuk meningkatkan keberhasilan PMKM yang sesui dengan visi-misi PMKM. (Khusnul/PMKM/2018)

Lihat Selengkapnya
Senin, 11 Desember 2017, 12:36 WIB

Sosialisasi Program Nusantara Sehat Kemenkes RI

Indonesia merupakan negara yang termasuk dalam empat besar di dunia dengan penduduk terbanyak. Banyaknya penduduk di Indonesia sayangnya belum semua warganya dapat merasakan kesehatan yang merata. Padahal kesehatan adalah hak semua masyarakat yang harus didapatkan. Semua tenaga kesehatan telah berusaha dalam melakukan tugas dan tanggung jawab serta kewajibannya dalam memberikan pelayanan kesehatan sebaik mungkin. Akan tetapi realitas yang terjadi di Indonesia masih didapatkan daerah-daerah yang belum merata kesehatannya. Namun disisi lain ada juga daerah-daerah di Indonesia yang sudah dikatakan layak dalam hal kesehatannya. Tentu saja ini menjadi permasalahan bagi masyarakat Indonesia terhadap ketimpangan pemenuhan tenaga kesehatan di Indonesia.


Melihat hal demikian maka Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan suatu program pelayanan kesehatan yang melibatkan dalam bentuk pengabdian khusus untuk 9 jenis tenaga kesehatan di Indonesia yang akan ditempatkan di daerah-daerah dengan kriteria daerah tertinggal, terluar, dan terdepan. Program ini disebut Nusantara Sehat. Akan tetapi, tidak semua masyarakat terutama para tenaga kesehatan dan calon kesehatan di Indonesia mengetahui terkait program Nusantara Sehat.


Demi keberhasilan program Nusantara Sehat tersebut maka Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan kegiatan Pertemuan Sosialisasi Nusantara Sehat Tahun 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Quality Yogyakarta. Pertemuan Sosialisasi Nusantara Sehat Tahun 2017 dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari hari kamis malam 16 november 2017 sampai hari sabtu 18 november 2017 siang.


Pada kegiatan Pertemuan Sosialisasi Nusantara Sehat Tahun 2017 ini dihadiri oleh organisasi profesi kesehatan, ikatan senat mahasiswa kesehatan, dan alumni Nusantara Sehat angkatan 2015 (batch 1). Organisasi profesi kesehatan dan ikatan senat mahasiswa kesehatan yang diundang dalam Pertemuan Sosialisasi Nusantara Sehat Tahun 2015 adalah lima tenaga kesehatan yang masih kurang untuk ditempatkan dalam program Nusantara Sehat dari sembilan jenis tenaga kesehatan yang dibutuhkan untuk program Nusantara Sehat. Lima tenaga kesehatan yang dibutuhkan itu adalah dokter, dokter gigi, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, tenaga ahli teknologi laboratorium medik, dan ahli gizi. Maka dari itu Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mengundang organisasi profesi kesehatan seperti IDI, PERSAGI, HAKLI, PATEKLI, dan PDGI. Sedangkan untuk ikatan senat mahasiswa kesehatan yang diundang adalah ISMKI, ISMKMI, IMATEKLI, HAPLI,dan PSMKGI. (PMKM/2017)

Lihat Selengkapnya
Senin, 20 November 2017, 9:50 WIB

PUBLIC SPEAKING “SPEAK UP! WE ARE THE GOOD SPEAKERS”

Alhamdulillah puji syukur atas kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesempatan dan kenikmatan sehingga penggurus PMKM telah usai melaksanakan salah satu program kerja dari Divisi LITBANG yang mengadakan kegiatan pelatihan Public Speaking dengan tema “SPEAK UP! WE ARE THE GOOD SPEAKERS”. Kegiatan Public Speaking ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa berbicara di depan umum secara baik dan benar serta dapat memiliki kemampuan dalam menghidupkan suasana dan menempatkan intonasi secara tepat dan benar. Kenapa kita perlu belajar ilmu Public Speaking? Karena Public Speaking sangat diperlukan sekali dalam mendorong pekerjaan yang akan kita lakukan, tentunya setiap hari anda akan bertemu dengan orang banyak serta memerlukan kemampuan untuk berbicara secara baik diantaranya adalah dengan memahami ilmu Public Speaking.
.
Kegiatan ini dilakukan di Aula GSP 2 kampus STIKes Surya Global yang terletak di Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Sasaran kegiatan ini ditujukan pada seluruh mahasiswa Kesehatan Masyarakat yang berstatus mahasiswa aktif di kampus STIKes Surya Global. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan Public Speaking sebanyak 25 orang serta tema yang terkait dengan dasar-dasar Public Speaking dan dasar-dasar ilmu Kepemimpinan. Dalam kegiatan ini diisi dengan materi dan praktek pelatihan Public Speaking yang dirangkai semenarik mungkin oleh panitia agar mahasiswa tidak jenuh dalam proses penerimaan materi, sehingga dihadirkan pemateri yang sekiranya dapat memberikan ilmu tentang Public Speaking yang sesungguhnya. Serta dapat menginsprasi bagi mahasiswa. 
.
Pelatihan Public Speaking dilaksanakan pada tanggal 15 dan tanggal 22 Oktober 2017 dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB. Pemateri yang dihadirkan pada pelatihan Public Speaking ini yaitu A.R.Asrari Puadi S.K.M. Beliau seorang anak muda sukses dan bertalenta yang memiliki berbagai pengalaman dalam pelatihan Public Speaking, Dalam penyampaiannya beliau mengatakan “berkomunikasi disini lebih diarahkan pada kemampuan komunikator dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat apalagi dalam ilmu Kesehatan Masyarakat sendiri yang memang mengacu pada promotif dan preventif, Sehingga mahasiswa dituntut untuk bisa aktif dan kreatif dalam berkomunikasi guna untuk menyampaikan pesan-pesan, baik kesehatan maupun lainnya. Kegiatan ini sangat penting dilakukan tujuannya agar mahasiswa selalu siap setiap saat berhadapan langsung dengan masyarakat dan lainnya. Kegiatan ini menjadi pemicu agar mahasiswa lebih kreatif lagi sebab ilmu Kesehatan Masyarakat itu merupakan seni yaitu untuk mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku supaya mudah di terima,maka juga harus dilatih mulai dari sekarang saat masih manjadi mahasiswa”.
.
Public Speaking merupakan kegiatan penyampaian pesan berupa ide/gagasan secara oral atau lisan, serta merupakan seni ilmu pengetahuan tentang komunikasi lisan yang efektif dengan pendengar. Pesan yang akan disampaikan harus sesuai dan pas, bahasa tubuh dan kontak mata yang sesuai, ekspresi wajah dan intonasi juga harus benar-benar diperhatikan. Pembawaan seseorang dalam berkomunikasi menjadi acuan penting apakah pesan tersebut mampu dipahami orang lain atau tidak, jadi kuncinya yaitu percaya diri dan mampu menguasai teknik-teknik dalam Public Speaking.
.
Harapannya dengan adanya pelatihan ini mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan untuk berbicara di depan umum dengan baik dan benar. Metode yang dilakukan selama berlangsungnya acara yaitu dengan cara pemateri menyampaikan materi yang telah di siapkan berupa powerpoint dengan menggunakan sistem tanya jawab dan praktek berbicara di depan, masing-masing mahasiswa menyampaikan satu materi yang akan dipresentasikan di depan audiens. Disamping itu sesekali pemateri memberikan hiburan berupa video yang akan dipertontonkan di depan audiens agar peserta tidak jenuh sehingga pikiran kembali fresh dan dapat kembali menerima materi dengan baik. (PMKM/2017)

Lihat Selengkapnya