Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STIKES SURYA GLOBAL 2019 2020 telah DIBUKA -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺

Berita

Kamis, 26 Maret 2020, 12:03 WIB

JADWAL UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) PRODI KESEHATAN MASYARAKAT TA 2019/2020



Lihat Selengkapnya
Selasa, 24 Maret 2020, 4:31 WIB

PENYEMPROTAN DESINFEKTAN DI PESANTREN STIKES SURYA GLOBAL

Sebagai upaya ikhtiar mengurangi dampak penularan penyakit Covid-19 (Coronavirus disease) Majelis STIKES Surya Global bersama Unit-unit Kegiatan Mahasiswa melakukan penyemprotan di lingkungan pesantren STIKES Surya Global pada hari Sabtu (21/3).

Kegiatan ini dimulai jam 9 pagi yang dimulai di gedung GSP. Di sana para anggota majelis meracik bahan-bahan desinfektan untuk dimasukkan ke alat-alat penyemprot yang dari yang kecil sampai besar. Setelah itu kemudian menyebar untuk melakukan penyemprotan di berbagai lokasi seperti di gedung GSP, maskan Darul Qur'an, maskan Darul Jannah sampai ke ruang-ruang P3SP KM, Laboratorium-laboratorium, Aula Wisma, Lab Komputer, Perpustakaan, dll. Selain anggota Majelis juga dibantu oleh para mahasiswa yang tergabung di beberapa UKM. UKM KSR PMI mengerahkan sebanyak 26 personil.

Kegiatan berrlanjut di maskan Darul Hijrah, Darul Ikhwan, ruang Akademik, BPM, SDIK, RSA, SHB, Keuangan, Ruang Informasi, dan Maskan Darussalam.

Para mahasiswa KSR PMI bergerak ke Kampus Timur sambil menunggu kedatangan 8 personil KSR PMI yang sebelumnya melakukan spraying di PMI Markas Kota Yogyakarta. Mereka mendapat pinjaman alat sprayer elektrik dari PMI yang baru datang sehari sebelumnya. Dan ini juga kesempatan bagi para anggota KSR PMI STIKES Surya Global untuk mempraktekkan pengoperasian alat sprayer elektrik dengan APD (Alat Pelindung Diri) sesuai standar keselamatan dari PMI.

Dengan sprayer ini penyemprotan dilanjurkan di lingkungan Kampus Timur, ruang P3SP, lab Keperawatan, Mini Hospital, sampai arena bermain Little Care Surya Global.

Penyemprotan dilanjutkan kembali di area Akademik, LPPM, maskan Darul Hijrah dan bus kampus.

Jazaakumullahu Khoiran kepada semua anggota majelis dan para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Semoga dengan usaha ikhtiar penyemprotan desinfektan ini bisa mengurangi dampak penularan penyakit Covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia. (HNC)

Tetap semangat STIKES SURYA GLOBAL !!!😷

Lihat Selengkapnya
Selasa, 24 Maret 2020, 9:15 WIB

Surat Edaran Ketua STIKES Surya Global & Pengasuh Pesantren Mahasiswa STIKES Surya Global Nomor: 60/SE/STIKES-SG/III/2020

tentang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pesantren Mahasiswa STIKES Surya Global





Lihat Selengkapnya
Jumat, 13 Maret 2020, 3:07 WIB

PELANTIKAN ANGGOTA KSR PMI STIKES SURYA GLOBAL OLEH PMI KOTA YOGYAKARTA

Setelah melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang dimulai 23 September 2019 lalu, para Calon Anggota Baru (Cata) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) STIKES Surya Global akhirnya dilantik oleh PMI Kota Yogyakarta sebagai anggota KSR PMI pada Sabtu pagi 7 Maret 2020. Pelantikan berlangsung di lapangan sebelah timur Kampus Timur STIKES Surya Global. Acara ini dihadiri oleh bapak Supardi selaku Pengurus PMI Kota Yogyakarta, Wakil Ketua III STIKES Surya Global bapak Suyatno, S.Pd.I,M.Pd.I, Pembina KSR PMI STIKES Surya Global bapak Herbakti Nurcahya, S.Sos, dan perwakilan Unit-unit KSR PMI dari perguruan tinggi di Jogja.

Dari 75 calon anggota akhirnya yang lulus dan berhasil menyelesaikan Diklat sebanyak 42 anggota yang terdiri dari mahasiswa prodi Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Farmasi. Diklat KSR PMI berlangsung lebih lama dibandingkan UKM-UKM lain karena para calon anggota harus menyelesaikan 120 jam (120 x 45' JPL) jumlah jam pelajaran. Hal ini karena anggota KSR PMI diharapkan memiliki jiwa kerelawanan yang tinggi yang siap menjadi ujung tombak dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Apalagi relawan PMI memiliki 7 Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang membedakannya dengan relawan lainnya. Adapun 7 prinsip tersebut yaitu Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.

Pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan terpusat oleh PMI Kota Yogyakarta, untuk tahun ini pelantikan dilakukan di tiap-tiap KSR PMI Unit perguruan tinggi.

Pengurus PMI Kota Yogyakarta bapak Supardi, dalam sambutannya selaku Inspektur Upacara Pelantikan Anggota KSR PMI STIKES Surya Global menyampaikan pesannya kepada para anggota yang dilantik agar selain menjadi sukarelawan KSR PMI juga diharapkan lancar studinya dan segera lulus dan wisuda. Tak lupa beliau berpesan agar acara pengukuhan berlangsung aman dan selalu diutamakan keselamatan mengingat kondisi cuaca saat-saat ini.

Prosesi pelantikan dilakukan dengan penyiraman air bunga oleh Pengurus PMI Kota Yogyakarta yang disaksikan Waka III, Pembina KSR PMI dan Ketua KSR PMI STIKES Surya Global dengan diiringi Mars PMI. Setelah upacara pelantikan selesai dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Setelah pelantikan para anggota dan pengurus bersiap-siap berangkat menuju Tahura Bunder Gunung Kidul untuk dilakukan Pengukuhan Anggota KSR PMI STIKES Surya Global sampai hari Ahad 8 Maret 2020. (HNC)

Lihat Selengkapnya
Kamis, 13 Februari 2020, 11:04 WIB

MAHASISWI STIKES SURYA GLOBAL JADI DELEGASI INDONESIA DI ISTANBUL YOUTH SUMMIT (IYS) 2020 DI TURKI

 ISTANBUL - Anita Yustika, mahasiswi program studi Keperawatan STIKes Surya Global asal Bontang, Kalimantan Timur turut hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Istanbul Youth Summit (IYS) 2020 di Istanbul, Turki.


Anita menjadi salah satu delegasi terpilih dari ratusan pendaftar dari berbagai negara dengan latar belakang yang berbeda-beda seperti akademisi, dosen, mahasiswa, pebisnis, peneliti bahkan dokter.


"Awal mulanya melihat postingan kakak tingkat yang kuliah di UAD (Universitas Ahmad Dahlan) yang ikut program sebelumnya untuk periode 2019. Kemudian menjadi tertarik untuk ikut juga dan mencoba mendaftar untuk periode 2020. Alhamdulillah 'ala kulli hal.. Allah mudahkan segalanya. Alhamdulillah bersyukur diberikan kesempatan untuk bisa mengikuti program IYS sehingga bisa menginjakkan kaki di negeri 2 benua serta bisa berdiskusi dan bertukar pikiran dengan orang-orang hebat", ungkap Anita kepada jurnalis media siber STIKes Surya Global.


Konferensi Pemuda Internasional ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 27 - 30 Januari 2020. Kegiatan IYS 2020 dengan tema “Preparing Youth Leaders 2045: a breakthrough in regeneration for strategic position in government and non-government organization” merupakan program yang diselenggarakan oleh Youth Break the Boundaries Foundation bekerjasama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI).


Kegiatan hari pertama yaitu Gala Dinner, Opening Ceremony dan Cultural Night yang bertempat di Fatih Belediyesi Nikah Salonu. Pada malam pembukaan acara, sesuai dengan slogan program ini yaitu Collaboration in Diversity, seluruh delegasi mengenakan pakaian adat untuk memperkenalkan adat daerahnya masing-masing serta saling berkenalan dan menikmati jamuan makanan khas Turki.


Hari pertama dihadiri oleh Yanuar Nugroho (Former Deputy Chief of Staff Executive Office of the President, Indonesia 2015-2019), Ilker Astarci (Director of the Center for Europe Union Education and Youth Programmes of the Republic of Turkey), Jeffry (The Representative from Consulate General of the Republic of Indonesia in Istanbul), Analisa Widyaningrum (Psychologist and CEO APDC Indonesia) dan Hofyan Nazakki (Director of Youth Break the Boundaries Foundation).


Pada hari kedua digelar Opening of Symposium yang dimeriahkan oleh beberapa stan dari mahasiswa internasional untuk memberikan informasi mengenai beberapa kampus di turki dan persembahan tarian traditional oleh delegasi, dalam hal ini Anita bersama delegasi wilayah DIY memperkenalkan Kebudayaan Indonesia di Turki dengan membawakan Traditional Medley Dance Performer, persembahan ini terdiri dari 6 gabungan tarian dan lagu nusantara serta diperagakan menggunakan kostum tari Saman, baju Bodo pakaian adat Sulawesi Selatan dan baju adat Bali.


Acara hari kedua ini, dihadiri oleh Enes Efendioglu (Penasihat Beasiswa Pemerintah Turki, Turkiye Burslari Scholarship) dan juga tokoh pembicara Yanuar Nugroho (Former Deputy Chief of Staff Executive Office of the President, Indonesia 2015-2019) selain itu acara ini juga dihadiri oleh K.H Asrorun Ni’am Sholeh (Deputi Pengembangan Kepemudaan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI), Analisa Widyaningrum (Psychologist and CEO APDC Indnesia), Turah Parthayana (Diaspora di Rusia and Youth Influencer Youtuber) dan Hofyan Nazakki (Director of Youth Break the Boundaries Foundation).


Para pemateri memaparkan mengenai berbagai permasalahan yang ada, tantangan pemuda di masa depan dalam menyelesaikan polemik permasalahan bangsa dan dunia hingga memberikan contoh dan kisah inspiratif dan motivasi dalam pengembangan kepemudaan.


Sedangkan di hari ketiga diisi dengan Presentation Social Project bertempat di Bağlarbaşi Kongre Ve Kültür Merkezi. Seluruh peserta dibagi kelompok untuk mempresentasikan projek sosial. Anita masuk sebagai kelompok 12 sekaligus sebagai wakil kelompok mempresentasikan proyek sosial yang sudah dirancang bersama kelompoknya, yaitu Kampanye Kesehatan Mental khususnya pada kasus bullying (perudungan).


Acara terakhir pada hari keempat yaitu University Visit. Kali ini para peserta IYS 2020 berkunjung ke Istanbul University dan mendapatkan sambutan hangat dari para petinggi Istanbul University seperti: Prof. Dr. Mahmut AK (Rektor Istanbul University), Prof. Dr. Recep Guloglu (Wakil Rektor Istanbul University), dan Prof. Dr. Murteza Bedir (Dekan Fakultas Ilmu Agama Istanbul University).


Pada pertemuan kali ini semua peserta IYS 2020 diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai apapun, baik itu tentang Turki, kampus, beasiswa, program pertukaran pelajar dan juga cara untuk melanjutkan studi di sana.Pihak Rektorat Istanbul University menyampaikan harapannya agar banyak warga Indonesia yang melanjutkan studi di Istanbul University.


Anita Yustika, delegasi STIKes Surya Global mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti program IYS 2020 ini, sekaligus dapat mengantongi beberapa link diantaranya tbbs.turkiyeburslari.gov.tr situs web resmi informasi beasiswa di Turki dan yos.istanbul.edu.tr/en/ situs web resmi tes ujian masuk perguruan tinggi di Turki, jika di Indonesia sama seperti SBMPTN. (Selfiana Sari)


Lihat Selengkapnya
Selasa, 05 November 2019, 10:17 WIB

KUNJUNGAN MAHASISWA UNIVERSITY of THE SUNSHINE COAST AUSTRALIA KE STIKES SURYA GLOBAL

Pada hari Jum'at siang tanggal 1 November 2019 STIKes Surya Global kedatangan tamu dari mahasiswa School of Nursing, Midwifery and Paramedicine University of The Sunshine Coast (USC) yang merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Australia. Kedatangan mereka didampingi juga oleh beberapa dosen dan perwakilan dari Karima Health Care Community. Mereka diterima di ruang GSP 1 oleh Ketua STIKes Surya Global bapak Dwi Suharyanta, ST, M.PH., Amir Pesantren Surga bapak Sugiono, S.IP., MM.,M.PH., Wakil Ketua I bapak Dedy Koeswoyo,S.IP., M.PH., Wakil Ketua III bapak Suyatno, S.Pd.I.,M.Pd.I., Kepala prodi Pendidikan Prefesi Ners ibu Ani Mashunatul Mahmudah, S.Kep., Ns., M.Kep., dan beberapa dosen lainnya. Dalam kesempatan ini Ketua STIKes Surya Global mengucapkan selamat datang kepada para dosen dan mahasiswa USC ke kampus STIKes Surya Global. Pak Antok juga memperkenalkan STIKes Surya Global dimana nama Surya Global disingkat menjadi Surga yang dalam bahasa Inggris adalah 'heaven'.


Sedangkan perwakilajn dari USC juga mengapresiasi sambutan yang baik dan ramah dari STIKes Surga. Dalam kesempatan ini pula dosen prodi Keperawatan bapak Aris Setyawan, S.Kep., Ns. menyampaikan presentasi tentang Keperawatan Holistik yang diajarkan kepada para mahasiswa Keperawatan STIKes Surga. Saat adzan berkumandang acara dihentikan sementara untuk memberi kesempatan bagi yang muslim untuk sholat Ashar di masjid Baitu Surga. Setelah itu dilanjutkan perkenalan oleh masing-masing mahasiswa dan dosen USC.


Kemudian dilangsunkan penyerahan sertifikat dari USC yang kemudian diterima Ketua STIKes Surya Global. Setelah itu dilangsungkan foto bersama di depan GSP STikes Surga. Para mahasiswa dan dosen USC dengan didampingi beberapa anggota Majelis dan mahasiswi prodi Keperawatan kemudian menuju ke kampus timur untuk mengunjungi Mini Hospital dengan berjalan kaki melewati pesantren mahasiswa STIkes Surga. Sesampainya di Mini Hospital STIKes Surya Global para mahasiswa USC tampak antusias melihat berbagai ruangan seperti ruang rawat inap, Instalasi Bedah Sentral, ruang rawat anak, dll sebagai tempat praktik simulasi bagi para mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global.


Sesampainya di lapangan kampus timur mereka menjumpai mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global sedang latihan simulasi Kegawat Daruratan, bahkan salah satu mahasiswa USC ikut terlibat dalam praktek penanganan fraktur. Keakraban mereka juga terjalin saat mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat keluar dari ruang kuliah dan tidak sungkan untuk berfoto bersama. Setelah berfoto bersama para mahasiswa santri STIKes Surya Global, para dosen dan mahasiswa USC kembali ke bus meninggalkan STIKes Surya Global. Rencananya mereka berada di Jogja selama 2 pekan untuk tinggal bersama masyarakat di desa Dlingo Bantul dalam kegiatan semacam kuliah kerja nyata.


Lihat Selengkapnya