Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺
GENERAL INFORMATION
Jumat, 02 Oktober 2020, 2:12 WIB

Hari BATIK NASIONAL

Sobat SurGa, sejarah Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tahunnya pada 2 Oktober, berawal saat batik masuk dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak-benda 𝘜𝘯π˜ͺ𝘡𝘦π˜₯ π˜•π˜’π˜΅π˜ͺ𝘰𝘯𝘴 𝘰𝘧 𝘌π˜₯𝘢𝘀𝘒𝘡π˜ͺ𝘰𝘯𝘒𝘭, 𝘚𝘀π˜ͺ𝘦𝘯𝘡π˜ͺ𝘧π˜ͺ𝘀, 𝘒𝘯π˜₯ 𝘊𝘢𝘭𝘡𝘢𝘳𝘒𝘭 π˜–π˜³π˜¨π˜’π˜―π˜ͺ𝘻𝘒𝘡π˜ͺ𝘰𝘯 (π˜œπ˜•π˜Œπ˜šπ˜Šπ˜–) tahun 2009 lalu. Sejarah Hari Batik Nasional diinisiasi ketika Batik diakui pada saat sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-benda yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi, satu dasawarsa lalu, 2 Oktober 2009. Agenda yang diselenggarakan UNESCO ini menetapkan Batik sebagai warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (π‘€π‘Žπ‘ π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘π‘–π‘’π‘π‘’π‘  π‘œπ‘“ π‘‘β„Žπ‘’ π‘‚π‘Ÿπ‘Žπ‘™ π‘Žπ‘›π‘‘ πΌπ‘›π‘‘π‘Žπ‘›π‘”π‘–π‘π‘™π‘’ π»π‘’π‘Ÿπ‘–π‘‘π‘Žπ‘”π‘’ π‘œπ‘“ π»π‘’π‘šπ‘Žπ‘›π‘–π‘‘π‘¦). Pengakuan dari UNESCO inilah alasan Indonesia menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Tema Hari Batik Nasional tahun 2020 ini adalah "π‘Œπ‘Žπ‘›π‘” π‘‡π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘–π‘˜, π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‡π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘‘π‘–π‘˜".

Sejarah Batik Indonesia dimulai saat masa Majapahit. Batik merupakan kain yang dilukis dengan cairan lilin π‘šπ‘Žπ‘™π‘Žπ‘š menggunakan alat bernama π‘π‘Žπ‘›π‘‘π‘–π‘›π‘” dan menghasilkan pola-pola tertentu pada kain. Kata batik dirangkai dari kata ‘π‘Žπ‘šπ‘π‘Ž’ yang berarti kain yang lebar dan kata ‘π‘‘π‘–π‘˜’ berasal dari kata titik. Jadi, batik merupakan titik-titik yang digambar pada media kain yang lebar sedemikian rupa sehingga menghasilkan pola-pola yang indah.

Awalnya, Batik hanya digunakan untuk pakaian raja, keluarga kerajaan, para pekerja di dalam kerajaan. Karena pekerja di kerajaan tinggal di luar keraton, mereka sering membawa pekerjaan membatik ke luar kerajaan. Oleh karena itu, tak lama kemudian banyak masyarakat yang meniru membuat batik. Awalnya, kegiatan membatik ini hanya dikerjakan oleh perempuan saja untuk mengisi waktu senggang lalu berkembang menjadi pekerjaan tetap perempuan pada masa itu.

Saat ini, membuat batik dapat dilakukan oleh siapa saja. Dalam Sejarah Batik Indonesia dituliskan, sejarah pembatikan di Indonesia sudah dimulai pada masa kerajaan Majapahit. Pengembangannya kemudian berlanjut di masa kerajaan Mataram, lalu Kasunanan Solo dan Kasultanan Yogyakarta. Namun, dulu kerajinan batik hanya diperuntukkan bagi kaum bangsawan atau priyayi, tidak untuk masyarakat biasa.

Sobat SurGa, di kota Jogja juga ada museum Batik yang menyimpan koleksi batik sampai mencapai 1.200 yang terdiri dari 500 lembar kain batik tulis, 560 batik cap, 124 canting, dan 35 wajan serta bahan pewarna, terdapat malam juga di museum ini. Koleksi yang ada di museum ini terbagi menjadi tiga kelompok yaitu: koleksi batik pedalaman, batik pesisiran daerah, dan koleksi peralatan batik kuno. Koleksi tertuanya adalah batik karya tahun 1700-an. Sobat SurGa bisa berkunjung ke Museum Batik Yogyakarta yang terletak di Jl. Dr. Sutomo No. 13 A Yogyakarta dan didirikan pada tanggal 12 Mei 1977 ini.

Yuk bersama kita dukung pelestarian Batik Indonesia dengan serentak kampanyekan pemakaian batik.
___
π˜—π˜³π˜°π˜Άπ˜₯ 𝘡𝘰 𝘣𝘦 𝘐𝘯π˜₯𝘰𝘯𝘦𝘴π˜ͺ𝘒, π˜—π˜³π˜°π˜Άπ˜₯ 𝘡𝘰 𝘞𝘦𝘒𝘳 π˜‰π˜’π˜΅π˜ͺ𝘬
π•Šπ•–π•π•’π•žπ•’π•₯ β„π•’π•£π•š 𝔹𝔸𝕋𝕀𝕂 β„•π•’π•€π•šπ• π•Ÿπ•’π•