Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺
CAMPUS NEWS
Senin, 12 Oktober 2020, 10:23 WIB

KEBERSIHAN AIR

Oleh: Nᴏʀ Wɪᴊᴀʏᴀɴᴛɪ, S.K.M., M.Kᴇs.
𝖣𝗈𝗌𝖾𝗇 𝖯𝗋𝗈𝖽𝗂 𝖪𝖾𝗌𝖾𝗁𝖺𝗍𝖺𝗇 𝖬𝖺𝗌𝗒𝖺𝗋𝖺𝗄𝖺𝗍 𝖲𝖳𝖨𝖪𝖾𝗌 𝖲𝗎𝗋𝗒𝖺 𝖦𝗅𝗈𝖻𝖺𝗅 𝖸𝗈𝗀𝗒𝖺𝗄𝖺𝗋𝗍𝖺

Manusia tidak bisa dipisahkan dari air. Air merupakan substansi yang memegang peranan penting dalam menunjang kehidupan. Namun, belum banyak yang mengetahui fakta mengenai air yang setiap hari dikonsumsi. Berikut mengenai kebersihan air yang wajib diketahui sebagai berikut:

𝟏. 𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐬𝐞𝐦𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐢𝐫 𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐝𝐢𝐦𝐢𝐧𝐮𝐦.
Kriteria air yang baik untuk dikonsumsi tersebut penting untuk mencegah dari berbagai macam penyakit yang tidak diinginkan. Untuk itu, kriteria air yang baik dikonsumsi secara parameter mirobiologi yakni tidak mengandung 𝐸𝑠𝑐ℎ𝑒𝑟𝑖𝑐ℎ𝑖𝑎 𝑐𝑜𝑙𝑖 (𝐸.𝐶𝑜𝑙𝑖) dan bakteri 𝐶𝑜𝑙𝑖𝑓𝑜𝑟𝑚, bebas bahan kimia beracun.

𝟐. 𝐃𝐢 𝐧𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠, 𝟖𝟎% 𝐩𝐞𝐧𝐲𝐚𝐤𝐢𝐭 𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐤𝐮𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐚𝐢𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐮𝐫𝐮𝐤.
Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan penyakit. Air minum dengan kualitas yang buruk sering mengandung bakteri seperti E. coli atau mengandung logam berbahaya, yang dapat menyebabkan penyakit infeksi dan keracunan. Air yang mengandung bakteri dapat pula menyebabkan penyakit kulit seperti iritasi dan infeksi. Kualitas air yang buruk dikarenakan adanya pencemaran air dan dapat pula karena bawaan dari lokasi air tersebut berasal.

𝟑. 𝐀𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐭𝐞𝐫𝐡𝐚𝐝𝐚𝐩 𝐚𝐢𝐫 𝐦𝐢𝐧𝐮𝐦 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐦𝐚𝐧
Menurut data penelitian bahwa 1 dari 6 anak Indonesia tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman. Kualitas air minum yang rendah mengakibatkan penyakit dan bahkan kematian. Angka kematian yang tinggi karena diare pada anak di Indonesia, salah satunya dikarenakan oleh kebersihan air minum yang rendah. Akses terhadap air minum yang aman dikonsumsi bukan hanya terjadi di pedesaan, namun juga di perkotaan. Hal ini, dikarenakan air minum yang telah terkontaminasi oleh zat-zat pencemar.

𝟒. 𝐀𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐚𝐢𝐫 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡.
Kualitas air bersih, antara lain: aspek persyaratan fisik, kimia dan mikrobiologis. Persyaratan fisik air bersih antara lain : jernih atau tidak keruh, tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengandung padatan, temperatur normal (29 derajat celcius). Persyaratan kimia air bersih antara lain: pH netral (6,8-9,0), tidak mengandung kimia beracun, tidak mengandung garam atau ion-ion logam berbahaya, kesadahan rendah dan tidak mengandung bahan organik. Sedangkan persyaratan mikrobiologis yakni: tidak mengandung bakteri pathogen. Banyak penyakit yang dapat ditimbulkan dari air yang tidak bersih, misalnya diare baik karena virus maupun bakteri, demam tifoid, sakit kuning dan infeksi kulit.

Kualitas sumber daya manusia yang baik juga turut ditentukan dari kualitas air yang digunakan dan dikonsumsi. Selain sumber air, kebersihan dan higienitas pribadi juga harus diperhatikan, karena kesehatan dimulai dari diri sendiri.

Yuk…hidup sehat!