Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺
GENERAL INFORMATION
Selasa, 15 September 2020, 12:42 WIB

KEMBALI SEHAT DENGAN MENJAGA HATI (QALBU) DARI RACUN SYAHWAT

Aʀɪs Sᴇᴛʏᴀᴡᴀɴ, S.Kᴇᴘ., Ns., MHPE𝖣𝗈𝗌𝖾𝗇 𝖪𝖾𝗉𝖾𝗋𝖺𝗐𝖺𝗍𝖺𝗇 𝖧𝗈𝗅𝗂𝗌𝗍𝗂𝗄 𝖲𝖳𝖨𝖪𝖾𝗌 𝖲𝖴𝖱𝖦𝖠Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna, tersusun dari beberapa organ yang saling melengkapi fungsinya. Serta diciptakanlah sistem 𝘱𝘳𝘰𝘵𝘦𝘤𝘵𝘰𝘳 untuk melengkapi kesempurnaan manusia. الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ"𝑌𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑖𝑝𝑡𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑒𝑚𝑝𝑢𝑟𝑛𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛𝑚𝑢 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖𝑘𝑎𝑛 (𝑠𝑢𝑠𝑢𝑛𝑎𝑛 𝑡𝑢𝑏𝑢ℎ)𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑖𝑚𝑏𝑎𝑛𝑔". (Al-Infitar :7)Sistem protector diciptakanNYA, dalam bentuk 𝘫𝘢𝘴𝘢𝘥𝘪𝘺𝘢𝘩 dan juga 𝑟𝑢ℎ𝑖𝑦𝑎ℎ. Bentuk jasadiyah berupa sistem imun, dan bentuk ruhiyah berupa hati (𝑄𝑎𝑙𝑏𝑢). Hati (Qalbu) menjadi indikator manusia itu sehat atau sakit. Jika hati manusia sehat maka sehat pula tubuhnya, begitupun sebaliknya.Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ"𝐼𝑛𝑔𝑎𝑡𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑑𝑖 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑗𝑎𝑠𝑎𝑑 𝑖𝑡𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑠𝑒𝑔𝑢𝑚𝑝𝑎𝑙 𝑑𝑎𝑔𝑖𝑛𝑔. 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑖𝑎 𝑏𝑎𝑖𝑘, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑏𝑎𝑖𝑘 𝑝𝑢𝑙𝑎 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑗𝑎𝑠𝑎𝑑. 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑖𝑎 𝑟𝑢𝑠𝑎𝑘, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑟𝑢𝑠𝑎𝑘 𝑝𝑢𝑙𝑎 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑗𝑎𝑠𝑎𝑑. 𝐾𝑒𝑡𝑎ℎ𝑢𝑖𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑖𝑎 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ ℎ𝑎𝑡𝑖 ” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599)Dua penyakit yang menyerang hati (Qalbu) adalah 𝑠𝑦𝑎ℎ𝑤𝑎𝑡 dan 𝑠𝑦𝑢𝑏ℎ𝑎𝑡. Saat ini banyak manusia yang mengumbar syahwatnya bukan malah mengendalikan. Misal syahwat pada perut. Banyak orang mengumbar perutnya untuk menikmati makanan-makanan yang berlebihan, lebih mementingkan Estetika dan rasa semu dari pada ke-thoyibban makanan. Padahal estetika dan rasa hanyalah Racun yg di bingkai cantik. Sehingga mereka akan memanen penyakit di masa yang akan datang. Rasulullah SAW bersabda :"𝑆𝑒𝑠𝑢𝑛𝑔𝑔𝑢ℎ𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑖 𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑎𝑘𝑢 𝑡𝑎𝑘𝑢𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑦𝑎ℎ𝑤𝑎𝑡 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑖𝑘𝑢𝑡𝑖 𝑛𝑎𝑓𝑠𝑢 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑢𝑡 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑙𝑢𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑟𝑡𝑎 𝑓𝑖𝑡𝑛𝑎ℎ-𝑓𝑖𝑡𝑛𝑎ℎ 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑒𝑠𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛" [HR. Ahmad)Maka penting bagi kita seorang muslim harus bisa mengendalikan syahwat perut dengan cara mengikat erat erat. Mengikat dengan Ilmu. وَاذْكُرْ عِبَادَنَآ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُوْلِى اْلأَيْدِي وَاْلأَبْصَارِ"𝐷𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑔𝑎𝑡𝑙𝑎ℎ ℎ𝑎𝑚𝑏𝑎-ℎ𝑎𝑚𝑏𝑎 𝐾𝑎𝑚𝑖: 𝐼𝑏𝑟𝑎ℎ𝑖𝑚, 𝐼𝑠ℎ𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑛 𝑌𝑎’𝑞𝑢𝑏 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑝𝑢𝑛𝑦𝑎𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑢𝑎𝑡𝑎𝑛-𝑝𝑒𝑟𝑏𝑢𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑠𝑎𝑟 𝑑𝑎𝑛 𝑖𝑙𝑚𝑢-𝑖𝑙𝑚𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖." (Ash Shaaffat: 45)Maka dengan kesempurnaan ilmu dan kesabaran, fitnah syahwat akan ditolak. [𝑀𝑎𝑤𝑎𝑟𝑖𝑑𝑢𝑙 𝐴𝑚𝑎𝑎𝑛, hal: 414-415].Mengikat syahwat perut dengan ilmu, ilmu dari Allah yang di contohkan langsung oleh Uswah Hasanah kita melalui perbuatanya. Rasulullah lebih sering lapar dari pada kenyang.Rasulullah SAW bersabda :“𝑇𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑎𝑑𝑎 𝑤𝑎𝑑𝑎ℎ 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑎𝑛𝑎𝑘 𝐴𝑑𝑎𝑚 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑢𝑟𝑢𝑘 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑢𝑡𝑛𝑦𝑎. 𝐶𝑢𝑘𝑢𝑝𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑛𝑎𝑘 𝐴𝑑𝑎𝑚 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑘𝑜𝑛𝑠𝑢𝑚𝑠𝑖 𝑏𝑒𝑏𝑒𝑟𝑎𝑝𝑎 𝑠𝑢𝑎𝑝 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑢𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑡𝑢𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑟𝑢𝑠𝑢𝑘𝑛𝑦𝑎. 𝐾𝑎𝑙𝑎𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑐𝑢𝑘𝑢𝑝, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑝𝑒𝑟𝑡𝑖𝑔𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛𝑎𝑛, 𝑠𝑒𝑝𝑒𝑟𝑡𝑖𝑔𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑖𝑛𝑢𝑚𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑝𝑒𝑟𝑡𝑖𝑔𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑛𝑎𝑓𝑎𝑠𝑛𝑦𝑎." (HR. Tirmizi, no. 2380, Ibnu Majah, no. 3349)Dengan menjaga hati dari fitnah syahwat akan tercipta tubuh yang sehat𝒲𝒶𝓁𝓁𝒶𝒽𝓊 𝒜'𝓁𝒶𝓂 ℬ𝒾𝓈𝒽𝒶𝓌𝒶𝒷