Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2019 2020 masih dibuka sampai akhir September 2019 -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STIKES SURYA GLOBAL 2019 2020 telah DIBUKA -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺
CAMPUS NEWS
Selasa, 27 Agustus 2019, 11:38 WIB

PBL KELOMPOK 15 MAHASISWA STIKES SURYA GLOBAL DI DUSUN PURWOREJO, DESA WONOLELO, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, DIY

Praktek Belajar Lapangan (PBL) merupakan bagian dari proses belajar mengajar dimana mahasiswa diberi kesempatan untuk lebih memahami serta mampu dan terampil menggunakan ilmu yang telah dipelajari di kelas, sehingga diharapkan dapat dihasilkan lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) yang profesional dan dapat bekerja sesuai bidangnya di masyarakat. Sejalan dengan strategi pembangunan kesehatan untuk mewujudkan bangsa yang sehat dan meningkatkan derajat kesehatan, menjadi salah satu fokus pembangunan di bidang kesehatan mewujudkan masyarakat yang sehat, pembangunan bidang kesehatan diarahkan kepada semua lapisan masyarakat (Depkes RI 2011). Dalam kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan di desa pengabdian yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2019 sampai 19 Agustus 2019 oleh kelompok 15 mahasiswa/i semester VI STIKes Surya Global yang terdiri dari Moh. Zamrud AMB Maswi, Tamara Yushe, Farras Aushof A.A, Dila Nuranisah, Maya Azmiyati, Nahra, Puji Astuti, Nurul Al Anbiya A, dan Ningsih. PBL ini bertempat di Dusun Purworejo, Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, DIY.


Praktek Belajar Lapangan ini dilakukan dengan metode proses pembelajaran dengan menerapkan semua ilmu yang telah mahasiswa peroleh di kelas ke dalam lingkungan masyarakat nyata dan masalah kesehatan yang ditemui akan lebih kompleks untuk dilakukan pemecahan masalah. Dengan demikian mahasiswa diharapkan mampu untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut melalui berbagai pendekatan dalam berbagai Ilmu Kesehatan Masyarakat, seperti: (1) epidemiologi, (2) statistik kesehatan, (3) demografi, dan (4) sosiologi kesehatan.


Praktek Belajar Lapangan ini dilaksanakan dengan adanya penekanan pada strategi belajar, mahasiswa diharapkan mampu memiliki pengalaman langsung pada masyarakat dengan sasaran pada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat.


Adapun kegiatan Kelompok 15 Diawali dengan MMD (Musyawarah Masyarakat Dusun) I yakni sebagai awal dari mahasiswa/i perkenalan dengan masyarakat sekaligus izin survei data penduduk dan kesehatan untuk satu pekan kedepan, dilanjutkan dengan Survei Data Penduduk dan Kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan MMD (Musyawarah Masyarakat Dusun) II untuk memaparkan beberapa program intervensi dari hasil survei data tersebut.


Berikut Program Intervensi yang diadakan oleh kelompok 15 Dusun Purworejo berdasarkan survei data dan rekomendasi masyarakat hasil MMD II antara lain:


⦁ Pendidikan Kesehatan Ra Masyitoh A I⦁ Senam rutin⦁ Pendidikan Kesehatan Ra Masyitoh A II⦁ Pendidikan Kesehatan Mi Al-Khoiriyah⦁ Pendidikan Kesehatan Dasa Wisma ⦁ Pendidikan Kesehatan Wali Murid Ra Masyitoh⦁ Cek kesehatan dan donor darah Desa Wonolelo⦁ Pendidikan Kesehatan kumpulan bapak-bapak⦁ Ikut serta dalam kegiatan PAUD Masyitoh⦁ Giat pembuatan pestisida Nabati bersama Kelompok Tani⦁ Pendidikan Kesehatan Ra Masyitoh B I⦁ Pendidikan Kesehatan Ra Masyitoh B II⦁ Pendidikan Kesehatan Madrasah Diniyah Takmiliyah Roudhatul Mubtadiin⦁ Giat literasi melalui Taman Baca Mini⦁ Pendidikan Kesehatan PKK Dusun Purworejo⦁ Ikut serta dalam kegiatan Posyandu⦁ Ikut serta dalam kegiatan Taman Pendidikan Al Qur'an⦁ Belajar pemanfaatan sampah plastik bersama anak-anak Dusun Purworejo⦁ Kelompok Belajar Anak⦁ Pelatihan pengolahan Lidah Buaya (Aloe vera) serta daun Kelor dan penyerahan bibit Tanaman Obat Keluarga⦁ Sosialisasi pengolahan sampah organik dan penyerahan tong sampah ⦁ Senam bersama Dusun Purworejo⦁ MMD III (Evaluasi)


Hal yang menarik pada rangkaian PBL ini adalah ketika mendapatkan hal baru seperti mengikuti kegiatan masyarakat menelusuri perkebunan tembakau melalui persawahan yang membentang di Dusun Purworejo untuk meneliti kesehatan tanaman, belajar pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan pupuk pestisida nabati. Kegiatan ini bertepatan pula dengan padatnya rutinitas masyarakat menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H serta Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini mahasiswa STIKes Surya Global dapat mengaplikasikan ilmunya tidak hanya di lingkungan kampus saja, melainkan dapat melatih jiwa sosial calon tenaga kesehatan masyarakat untuk peduli terhadap permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat, berguna bagi masyarakat setempat sekaligus mempererat tali silaturahmi mahasiswa dengan masyarakat sekitar dan khususnya Dusun Purworejo dapat meningkat derajat kesehatan masyarakatnya.


Harapan kami sebagai penulis sekaligus peserta PBL STIKes Surya Global dengan adanya bentuk kegiatan ini sebagai bentuk implementasi membentuk individu serta masyarakat menjadi lebih mandiri. Kemandirian tersebut yang meliputi kemandirian berpikir, bertindak dan mengendalikan apa yang mereka lakukan tersebut. Kemandirian masyarakat merupakan suatu kondisi yang dialami masyarakat yang ditandai oleh kemampuan untuk memikirkan, memutuskan serta melakukan sesuatu yang dipandang tepat demi mencapai pemecahan masalah-masalah yang dihadapi dengan mempergunakan daya dan kemampuan untuk menumbuhkan rasa sadar, mau serta mampu untuk peduli khususnya terhadap masalah kesehatan.


Oleh: Dila Nuranisah


Reporter: Mira