Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STIKES SURYA GLOBAL 2019 2020 telah DIBUKA -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺
CAMPUS NEWS
Selasa, 15 Oktober 2019, 4:45 WIB

STIKES SURYA GLOBAL SABET 4 PENGHARGAAN DI RTA AIPNI 2019

Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) menggelar Konferensi Internasional serta Rapat Tahunan Anggota (RTA) yang pada tahun ini digelar di Regional Jawa Barat dengan mengusung tema “Current challenges, strategies and future direction of nursing education in Indonesia”. Acara digelar di El Royale Hotel Bandung mulai tanggal 10 hingga 12 Oktober 2019. STIKes Surya Global diwakili oleh Kepala Program Studi Keperawatan bapak Supriyadi, S.Kep., Ns. dan Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Ners Ibu Ani Mashunatul Mahmudah, S.Kep., Ns., M.Kep. Selain konferensi internasional serta RTA, juga terdapat kegiatan diseminasi hasil-hasil riset terkini yang berkaitan dengan dunia keperawatan.


Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Pembicara pada kegiatan ini beberapa di antaranya adalah Direktur Penjaminan Mutu Kemenristekdikti, Dirjen SD Ilmu Pengetahuan Kemenristekdikti, Kapusdik SDM Kesehatan Kemenkes, Sekretaris LLDIKTI wilayah IV Jabar Banten, Ketua AIPNI Pusat, Ketua DPP PPNI, dan pembicara-pembicara dari Thailand, Inggris, Malaysia, dan Taiwan.


Peserta pada kegiatan mencapai 466 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap Institusi Pendidikan Keperawatan tingkat Sarjana dan Magister Keperawatan se-Indonesia yang terdiri dari 13 regional, mulai dari Sabang hingga Merauke.


AIPNI berupaya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan keperawatan di Indonesia agar setara satu sama lain sesuai standar yang ditetapkan. Ketua AIPNI bapak Muhammad Hadi, SKM,M.Kep. mengatakan bahwa institusi pendidikan Ners di Indonesia seyogyanya harus selalu memperhatikan dan melaksanakan budaya mutu agar terjadi perbaikan terus-menerus (continuous quality improvement) sehingga tercapai quality teaching improvement, research dan hilirisasi hasil evidence terkini. Sehingga nantinya tidak hanya menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi yang baik, dan unggul, akan tetapi akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan (quality health services) sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat.


"Terciptanya budaya mutu dan pencapaian kualitas pelayanan keperawatan dan kesehatan yang baik akan meningkatkan daya saing perawat Indonesia baik tingkat regional ASEAN maupun tingkat internasional. Tantangan AIPNI ke depan pada era disruption atau revolusi industri 4.0 tidaklah sedikit dan ringan, terutama bagaimana melakukan perbaikan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di institusi pendidikan tinggi keperawatan di Indonesia yang harus mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas yang mampu bekerja dengan baik di Indonesia maupun di luar negeri," kata Muhammad Hadi di sela Konferensi Internasional dan Rapat Tahunan Anggota AIPNI ke-18 di El Royal, Kamis (10/10/2019).


Hal lain yang harus dilakukan oleh pendidikan tinggi keperawatan, adalah bagaimana berkontribusi dalam hal perbaikan mutu pelayanan kesehatan yang berdampak positif bagi masyarakat Indonesia.


Di era disruption ini dimana perkembangan teknologi berjalan sedemikian cepatnya, sudah seyogyanya mendorong dosen-dosen di perguruan tinggi keperawatan untuk senantiasa belajar hal-hal yang baru, current evidence, inovasi-inovasi terkini dengan masa kadaluarsa yang relatif cepat.


"Jika kita tidak update, maka akibatnya gap akan muncul apakah research practice gaps ataupun theory practice gaps akan semakin lebar," ujarnya.


Oleh karena itu, pak Muhammad Hadi menekankan bahwa pimpinan pendidikan tinggi keperawatan beserta dosen-dosen keperawatan harus senantiasa aware dan mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi, meningkatkan kompetensi, maupun melakukan berbagai inovasi agar kualitas pendidikan keperawatan di Indonesia menjadi lebih baik lagi.


"Melalui konferensi internasional serta RTA AIPNI diharapkan akan lahirnya masukan untuk penguatan lembaga khususnya mempersiapkan pendidikan keperawatan dalam menghadapi tantangan global yang dihadapi saat ini, sehingga perlu dipersiapkan strategi yang tepat, serta diperolehnya berbagai informasi terkini dari publikasi hasil-hasil penelitian dari penyelenggara pendidikan baik dalam negeri maupun luar negeri sebagai upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar baik akademik maupun profesi melalui penjaminan mutu internal dan eksternal, usability lulusan, penataan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam agenda RTA AIPNI ini juga bertujuan untuk menyusun strategi yang perlu dilakukan oleh seluruh institusi pendidikan keperawatan di Indonesia agar mampu menunjukkan eksistensi sebagai institusi pendidikan keperawatan yang berkualitas yang mampu bersaing baik ditingkat nasional mapun international terutama pada era revolusi industri 4.0 sekarang ini.


Penghargaan yang diraih STIKes Surya Global antara lain:



a. PERAIH NILAI RATA-RATA TERBAIK REGIONAL 8 RANKING: 1 PADA UJI KOMPETENSI NASIONAL NERS PERIODE APRIL 2019.

b. PERAIH NILAI RATA-RATA TERBAIK REGIONAL 8 RANKING: 1 PADA UJI KOMPETENSI NASIONAL NERS PERIODE JULI 2019.

c. PERAIH NILAI RATA-RATA TERBAIK NASIONAL RANKING: 3 PADA UJI KOMPETENSI NASIONAL NERS PERIODE JULI 2019.



d. PERAIH NILAI RATA-RATA TERBAIK REGIONAL 8 RANKING: 3 PADA UJI KOMPETENSI NASIONAL NERS PERIODE OKTOBER 2019




Dengan raihan penghargaan ini diharapkan dapat mendorong semangat untuk meningkatkan kinerja dosen dalam membina mahasiswa khususnya pada Program Pendidikan Profesi Ners STIKes Surya Global.


Barrakallahu, Maju Terus STIKes SURGA !!! 😍